teaching english

Saya akan menceritakan tentang pengalaman saya dan apa yang saya dapatkan  selama mengajar di SDN Gedungkiwo. Pertama-tama saya akan menceritakan tentang background SDN Gedungkiwo. SDN Gedungkiwo adalah sebuah sekolah yang cukup besar dan luas, dan memiliki kenyamanan karena tidak terlalu dekat dengan jalan raya makanya SDN ini terhindar dari keributan kendaraan-kendaraan bermotor. Akan tetapi sekolah ini terletak di sebelah makam umum. SDN ini juga mempunyai guru yang sangat ramah kepada sesama.

Pertama kali saya mengajar dikelas VI B, bertepatan pada bulan November dengan materi shopping, yaitu membahas tentang bagaimana jika kita menanyakan harga dan bagaimana menjawabnya. Dalam materi ini saya mendapatkan beberapa kesulitan, diantaranya adalah : Masih ada siswa yang tidak bisa berhitung, bisa mengucapkan jika melihat kertas (susah menghafal). Untuk mempermudah kesulitan-kesulitan ini saya menyuruh mereka untuk melancarkan hafalan tentang angka, dan menyuruh mereka untuk mengulang-ulang materi yang saya berikan dengan memahami arti per kata. Materi berikutnya  adalah tentang perbandingan (comparison), yaitu tentang positive degree, comparative dan superlative. Pada materi ini lebih banyak mendapatkan kesulitan yaitu tidak bisanya siswa membedakan antara comparative dan superlative, mereka juga tidak bisa cara menggunakannya dan membedaan kata sifat mana yang harus ditambah er, est more and most dst.  Maka saya menyuruh mereka untuk melafazkan kata-kata sifat yang 2 atau 3 syllabel untuk membedakannya dan memberikan rumus kepada mereka. Minngu ke-3 materinya adalah tentang angka, yaitu semua siswa hanya menghafalkan dan mengulang-ulang pelajaran tersebut. Jadi pada materi ini tidak banyak kesulitan. Hanya saya harus bersabar menghadapi mereka karena susah dalam melafazkan dan menghafalkan. Dari keseluruhan materi ada siswa yang bisa dan ada juga yang tidak bisa.

Kemudian, pada bulan Desember saya mengajar di kelas III A. Awal kami mengajar, kami  hanya mengajarkan cara membaca saja. Dengan menggunakan buku pelajaran yang mereka pakai untuk belajar sehari-hari. Dan pada saat itu Bu Dani memberikan mereka tugas dan memberi kami amanah untuk membantu mereka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Minggu berikutnya kami belajar tentang hewan, yaitu membedakan tentang hewan buas dan hewan yang jinak, melafalkan dan menghafalnya. Dan kami juga mengajarkan tentang angka kepada mereka, karena mereka masih kelas III jadi memang agak sedikit sulit untuk mengajarinya.

Dan kelas yang terakhir saya masuki adalah kelas IV B, yaitu pada bulan Januari. Didalam kelas kami belajar tentang vocabularies. Cara membaca, mengartikan dan menghafalkannya, kami juga membuat sedikit permainan agar siswanya tidak terlalu bosan dan semangat untuk belajar. Dan memang siswanya tidak merasa bosan dengan itu.

Pada keseluruhan siswa, yang membuat saya terkadang merasa marah ialah, mereka sangat susah diberi nasehat atau kata-kata larangan untuk melakukan sesuatu yang tidak boleh dilakukan, dan ada juga siswa yang membuat alasan-alasan agar dia tidak ikut melakukan hal tersebut. saya mendapatkan kesimpulan “mengajar SD itu memang sangat sulit dan butuh kesabaran yang tinggi, dan pada saat belajar kita tidak boleh terlalu serius, kita harus menambahkan sedikit hiburan”.

It’s my experience in learning and teaching English in elementary school.

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s