my family background

Latar belakang keluarga saya

Nama saya Mardiana Harahap. Diwaktu saya masih dalam keadaan bayi sampai kelas II MTs, saya tinggal di Desa Hasona, Rantau Prapat. Disinilah saya dilahirkan. Desa yang sangat terpencil dan penduduk yang lumayan ramai.Disini juga nenek dan kakek saya tinggal, dan masih banyak keluarga dari mama saya yang tinggal disini. Dan disaat saya duduk di kelas II MTs, kami pindah ke tempat tinggal saya yang sekarang ini yaitu desa Sigagan Kec. Simangambat, Kab. Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Desa yang sangat nyaman, damai dan tentram. Desa ini sangat jauh dari kota Medan. Karena untuk mencapai Medan, kita butuh 12 jam. Saya selalu merindukan kampung halaman saya, karena disana banyak family, teman-teman SD dan guru-guru saya.
Foto0667
Saya dilahirkan dari keluarga yang sangat sederhana. Kedua orang tua saya adalah petani. Saya mempunyai 2 adik dan satu kakak. Nama kakak saya adalah Siti Herlina Hrp. Kakak saya sudah menikah dan mempunyai 2 anak yang sangat lucu, saya selalu merindukan kehadiran mereka disisiku. Adik saya yang pertama bernama Syska Elida Hrp. Sekarang dia duduk di kelas III SMA. Orangnya agak sedikit cerewet dan ngangenin, manja dan selalu ingin dituruti apapun yang ia mau atau kehendaki. Dia mempunyai kepribadian yang sangat keras, tapi dalam hal yang positive. Disaat saya berlebihan didalam suatu hal, dia selalu mengingatkan saya walaupun dalam keadaan jauh seperti sekarang ini. Adik saya yang terakhir bernama Salamat Gozali Hrp. Sekarang dia duduk di kelas II SMP. Orangnya pendiam, baik dan selalu menurut apa yang dikatakan orang tua. Tidak banyak tingkah dan saya sangat menyayangi dia. Hanya dialah putra satu-satunya yang ada di keluarga kami.
Saya sangat senang mempunyai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Walaupun hidup dari keluarga yang sederhana tapi kami tetap dan selalu rukun dalam keluarga. Karena di Sumatera termasuk tanah yang sangat tandus dengan penghasilan dari sawit dan karet, maka orang tua saya pun bekerja sebagai petani sawit dan karet. Kami hidup dalam kesederhanaan. Saya sangat merindukan keluarga saya. Ingin rasanya saya menangis jika teringat mereka semua apalagi teringat kedua sosok orang tua saya yang selalu bekerja keras dan membanting tulang agar dapat memberikan kebahagiaan kepada anak-anaknya. Saya ingin memberikan yang terbaik kepada kedua orang tua saya. Saya ingin membahagiakan kedua orang tua saya.
I Love and I Miss My Families

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s